MEMUAT...
Kain Drill
04 Apr

Jenis dan kegunaan kain drill

Pemilihan bahan yang baik sebelum memutuskan untuk membuat seragam adalah suatu langkah yang perlu diperhatikan. Adapun beberapa hal yang menjadi bahan pertimbangan, diantaranya adalah bahan pakaian seragam yang akan digunakan, desain, dan tempat pemakaian (si pemakai lebih sering berada di dalam ruangan atau berada di lapangan/luar ruangan) dari pakaian seragam yang tentunya akan sangat berkaitan terhadap fungsinya.

Misalnya untuk bahan jenis drill lebih cocok di gunakan untuk seragam mekanik, PDL (Pakaian Dinas Lapangan), wearpack maupun rompi. Sedangan untuk bahan yang lebih halus dan tidak terlalu tebal bagus digunakan untuk seragam kantor, PDH (Pakaian Dinas Harian). Kain drill adalah kain yang dipintal dengan tekstur miring atau diagonal dan memiliki jalinan benang yang kuat. Kain drill biasa terbuat dari bahan katun maupun bahan polyester.

Kain drill yang ringan atau tipis biasanya digunakan sebagai bahan pakaian seperti kemeja, jaket safari, blus, dan pakaian olahraga. Untuk kain drill yang lebih tebal biasanya digunakan sebagai bahan korset dan bahan pakaian kerja atau seragam. Penggunaan yang paling umum dari kain drill ini adalah pakaian olahraga dan seragam dalam bentuk khaki. Khaki diambil dari bahasa Hindi yaitu “khak” yang berarti warna debu, oleh karena itu model khaki ini biasanya kainnya berwarna cokelat.

Kain drill cenderung berwarna khaki atau mirip dengan warna debu sehingga pada jaman dahulu kain drill ini biasa dipakai untuk pembuatan seragam tentara karena warnanya sesuai dengan warna lingkungan sehingga cocok untuk kamuflase. Pada perang dunia kedua kain drill sangat populer sebagai bahan pembuatan seragam militer. Setelah perang dunia kedua usai banyak tentara kembali ke kampus sehingga kain drill menjadi terkenal karena digunakan untuk membuat pakaian tidak resmi.

Kain drill yang berat karena berbahan kain yang tebal biasanya digunakan untuk membuat seragam juru masak atau koki karena kainnya yang tebal bisa melindungi pemakainya dari panas. Berdasarkan besar kecilnya serat, kain drill dibagi menjadi 3 jenis yaitu:

a. Kain Twist Drill atau kain drill serat kecil.
b. Kain American Drill atau kain drill serat sedang.
c. Kain Japan Drill atau kain drill serat besar.

a. Kain Twist Drill

Saat ini terdapat kain twist drill yang memiliki karakterisitik water repellent atau air tidak mudah menembus kain jenis ini. Kain ini biasanya digunakan untuk jaket almamater dengan zipper. Sehingga jaket almamater dengan zipper ini juga dapat digunakan untuk kegiatan luar ruangan (outdoor).

b. Kain American Drill

Karakteristik kain American drill adalah permukaan kainnya lebih lembut. Kain jenis American drill terbuat dari bahan katun dan polyester. Anda bisa menggunakan jenis kain ini untuk membuat jas almamater.

c. Kain Japan Drill

Jenis kain drill yang paling populer digunakan untuk membuat seragam khususnya untuk seragam lapangan adalah kain japan drill. Kain japan drill memiliki karakteristik lebih kuat dan tebal dibandingkan jenis kain lainnya. Kain japan drill yang paling disukai adalah yang komposisinya lebih banyak terbuat dari katun karena lebih nyaman dipakai dibandingkan kain japan drill yang banyak kandungan polyesternya. Merek yang terkenal adalah Nagata Drill.

Selain ketiga kain drill diatas masih ada satu jenis lagi kain drill yang memiliki serat lebih besar yang biasa disebut dengan kain drill Raphael, nama ini diambil karena jenis ini sering dipakai untuk produk fashion merk Raphael. Komposisi dari kain drill ini adalah campuran antara katun dan polyester. Semakin banyak kandungan katunnya maka harga kain drill semakin mahal. Jenis kain drill yang memiliki komposisi katunnya lebih banyak adalah jenis kain Japan Drill.


Contoh Penggunaan Kain Drill

Kain drill adalah kain yang populer digunakan untuk membuat seragam, sehingga tak jarang kita menemukan di berbagai seragam kampus atau institusi yang terbuat dari kain jenis ini. Namun demikian, penggunaan kain ini tidak selalu untuk seragam.

  1. Kemeja Seragam
  2. Jaket Almamater
  3. Seragam Militer
  4. Rompi
  5. Topi
  6. Kemeja Organisasi Kampus

Untuk dapat menjadi sebuah produk yang bernilai, maka kain drill ini harus dipercayakan kepada ahlinya baik dalam pola, potongan jahit hingga variasi seperti bordir, kancing maupun ritsleting. Hal ini tentu agar kain drill yang harganya tidak murah ini benar-benar menjadi sebuah produk bernilai tinggi karena kualitasnya.

Semoga Bermanfaat.

Eko Prasetyo

Saya seorang pengusaha konveksi di surabaya. Keahlian saya yang sebenarnya Komputer Software/Hardware, Jaringan Komputer, Website Builder dan Blogger. Mau bagaimana lagi Allah yang berkehendak.. :)

Tinggalkan Komentar

18 − nine =